Pemkab Luwu dan Pegadaian Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Melalui Investasi Emas


Luwu, Altehia.id – Pemerintah Kabupaten Luwu mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui program “MengEMASkan Indonesia” yang digelar PT Pegadaian Cabang Belopa di Ruang Pola Andi Kambo, Kamis, 4 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat daerah, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta sejumlah peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Sambutan Bupati Luwu Patahudding dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Erham Lanco. Dalam sambutan tersebut, pemerintah daerah menilai literasi keuangan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Menurut Erham, pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan yang legal dan aman diperlukan untuk menghindari berbagai risiko, mulai dari pinjaman online ilegal hingga investasi bodong.

“ASN dan organisasi wanita harus menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan yang baik sekaligus menjadi penyebar informasi yang benar kepada masyarakat terkait produk keuangan yang aman dan legal,” ujar Erham saat membacakan sambutan Bupati Luwu.

Ia mengatakan aparatur sipil negara dan organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat, baik di lingkungan kerja maupun keluarga. Pemanfaatan produk keuangan yang tepat dinilai dapat membantu perencanaan pendidikan, masa pensiun, hingga pengelolaan kebutuhan jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyoroti peran PT Pegadaian sebagai salah satu badan usaha milik negara yang menyediakan berbagai layanan keuangan, mulai dari gadai, kredit mikro, tabungan emas, hingga pembiayaan berbasis syariah.

Perwakilan PT Pegadaian Cabang Belopa, Putra, mengatakan pihaknya terus mendorong perubahan persepsi masyarakat yang selama ini hanya mengenal Pegadaian sebagai tempat menggadaikan barang berharga.

“Pegadaian kini hadir dengan berbagai solusi keuangan, baik bagi masyarakat yang membutuhkan dana maupun yang ingin mengembangkan aset melalui investasi,” ujarnya.

Menurut dia, investasi emas menjadi salah satu produk yang terus diperkenalkan karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Selain itu, masyarakat juga diedukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi melalui pembagian anggaran untuk kebutuhan pokok, kebutuhan pendukung, serta tabungan dan investasi.

Peserta kegiatan juga diperkenalkan dengan aplikasi digital TRING yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian melalui telepon genggam.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan resmi sekaligus mendorong budaya investasi yang sehat guna memperkuat kesejahteraan keluarga dan perekonomian daerah.