Pemkab Luwu Peringati Nuzulul Qur’an, Wabup Tekankan Nilai Al-Qur’an


Luwu. Aletheia.id – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai kurikulum kehidupan dalam peringatan Nuzulul Qur’an (malam 17 Ramadan) 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Luwu yang digelar di Masjid Agung Luwu Belopa, Jumat malam, 6 Maret 2026.

Peringatan tersebut dilaksanakan usai salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu, Penjabat Sekretaris Daerah Muh. Rudi, para asisten dan staf ahli sekretariat daerah, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal dan perbankan, serta jajaran TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu. Sejumlah jamaah Masjid Agung Luwu Belopa juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Luwu, Dhevy menyampaikan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa besar yang menegaskan kedudukannya sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an membawa pesan penting bagi kehidupan manusia, di antaranya ajaran tauhid yang menegaskan keesaan Allah SWT, Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup, serta sebagai sumber dari segala sumber hukum yang kaya dengan ilmu pengetahuan dan terpelihara kemurniannya hingga akhir zaman.

“Karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sebagai kurikulum kehidupan yang mampu menuntun perjalanan manusia, baik untuk masa silam, masa kini, maupun masa depan,” ujar Muh. Dhevy Bijak Pawindu.

Menurutnya, peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat kebersamaan dan nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan mampu mendukung terciptanya kerukunan hidup umat beragama di Kabupaten Luwu,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Safruddin Gaffar mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengangkat tema “Membumikan Al-Qur’an Menuju Luwu yang Unggul dan Berkarakter.”

Pada kesempatan yang sama, hikmah Nuzulul Qur’an disampaikan oleh H. Alfan Putra, dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Palopo. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an dengan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.