Bupati Luwu Sambut Kapolres Baru, Harap Sinergitas Kamtibmas Tetap Terjaga


Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar malam pisah sambut Kapolres Luwu di Aula Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Rabu malam, 9 Juli 2025

Luwu, Aletheia.id – Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar malam pisah sambut Kapolres Luwu di Aula Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Rabu malam, 9 Juli 2025. Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Arisandi kepada AKBP Adnan Pandibu.

AKBP Arisandi yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Polairud Polda Sulsel digantikan oleh AKBP Adnan Pandibu, sebelumnya Kapolres Kepulauan Selayar. Acara dihadiri Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Polres Luwu, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, AKBP Arisandi menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas kerja sama selama tiga tahun pengabdiannya di Luwu. Ia mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah, unsur forkopimda, dan masyarakat.

“Kami meninggalkan Luwu dengan berat hati. Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi selama ini,” ujarnya.

Kapolres yang baru, AKBP Adnan Pandibu, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kepemimpinan dengan pendekatan pengabdian dan kolaboratif. Ia juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Saya tidak datang untuk berhasil, tetapi untuk mengabdi. Dengan pengabdian yang tulus, keberhasilan akan mengikuti,” kata AKBP Adnan.

Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan penghargaan atas dedikasi AKBP Arisandi dan menyambut hangat kehadiran Kapolres yang baru. Ia menilai, AKBP Arisandi tidak hanya fokus pada keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial masyarakat.

“Kami mendoakan karier Bapak Arisandi terus menanjak hingga menjadi Kapolda Sulsel. Dan kepada Kapolres baru, selamat datang di Bumi Sawerigading,” kata Patahudding.

Bupati berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan Polres Luwu terus diperkuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menghadapi dinamika sosial dan politik ke depan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menjaga kondusivitas dan stabilitas di Luwu yang kita cintai,” tutupnya.