Luwu, Aletheia.id – Pemerintah Kabupaten Luwu melepas jamaah calon haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan berangkat ke Tanah Suci melalui Kloter 42 Embarkasi Makassar.
Pelepasan dilakukan Bupati Luwu Patahudding di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Selasa, 19 Mei 2026.
Sebanyak 43 orang diberangkatkan, terdiri atas 41 jamaah haji reguler dan dua petugas haji daerah, masing-masing ketua kloter dan pembimbing ibadah.
Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Luwu Andi Tenriwangi mengatakan semula jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Luwu mencapai 44 orang. Namun satu calon jamaah menunda keberangkatan setelah mengalami kecelakaan.
“Jumlah calon jamaah haji kita tahun ini ada 44 orang. Namun Minggu lalu saat akan melaksanakan manasik, salah satu jamaah dalam perjalanan mengalami kecelakaan dan cidera tulang belakang, jadi beliau lunas tunda tahun ini,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Patahudding mengatakan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam.
“Perjalanan haji ini tentu merupakan perjalanan spiritual yang sangat mendalam. Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi cita-cita dan harapan bagi setiap umat muslim,” ujar Patahudding.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.
“Selain menunaikan ibadah haji, keberangkatan bapak dan ibu sekalian secara tidak langsung juga membawa nama baik daerah dan bangsa. Karena itu, saya berharap seluruh jamaah senantiasa menaati aturan, menjaga ketertiban, dan khidmat dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah,” katanya.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.
Pemerintah Kabupaten Luwu berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

