Luwu, Aletheia.id — Bupati Luwu, Patahudding, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Kabupaten Luwu di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Rabu, 12 Februari 2025. Ia menekankan MTQ sebagai bagian dari pembentukan generasi Qur’ani.
Dalam sambutannya, Patahudding menyatakan pelaksanaan MTQ bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi memiliki fungsi pendidikan dan syiar.
“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam, media pendidikan umat, serta momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujar Patahudding.
Ia menyebut MTQ menjadi agenda strategis untuk membangun generasi yang mampu membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia Pelaksana, Ahyar Kasim, mengatakan kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi peserta terbaik untuk mewakili Kabupaten Luwu pada MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 di Kabupaten Maros.
“MTQ juga diharapkan dapat mempererat dan menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Luwu, terutama di Kecamatan Ponrang ini,” kata Ahyar.
Sebanyak 525 peserta dari 22 kafilah ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Panitia mencatat 24 cabang lomba yang terdiri atas 48 golongan dipertandingkan dengan dukungan 37 dewan hakim.
Pemerintah Kabupaten Luwu menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari agenda pembinaan keagamaan di daerah.
