Luwu, Aletheia.id — Bupati Luwu menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama dan pembentukan generasi Qur’ani saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Kabupaten Luwu di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Senin, 16 Februari 2026.
Dalam sambutannya, ia menyatakan MTQ merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an di tengah tantangan globalisasi.
“Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa. Orang tua harus mampu memberikan pendidikan yang baik, khususnya pendidikan budi pekerti, akhlak, dan pendidikan agama agar anak-anak kita tumbuh sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an guna mewujudkan Kabupaten Luwu bebas buta aksara Al-Qur’an. Menurutnya, hakikat MTQ bukan semata-mata ajang perlombaan, melainkan bagaimana umat mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum MTQ ini hendaknya menjadi era kebangkitan generasi Qur’ani di Bumi Sawerigading dalam rangka mewujudkan Kabupaten Luwu yang unggul dan berkarakter, sehingga Luwu bangkit lebih cepat,” tegasnya.
