Luwu, Aletheia.id – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar pelayanan keluarga berencana (KB) serentak dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 di Puskesmas Larompong, Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses layanan keluarga berencana sekaligus meningkatkan kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
Pelayanan KB serentak diikuti 22 puskesmas dan tempat praktik mandiri bidan di Kabupaten Luwu dan berlangsung sejak 29 April hingga 29 Mei 2026.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding, Kepala DPPKB Kabupaten Luwu Muh. Afif Hamka, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Rosnawary, serta sejumlah tenaga kesehatan dan peserta pelayanan KB.
Rosnawary menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan para bidan yang terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut dia, fasilitas kesehatan di Kabupaten Luwu telah mendapat pengakuan di tingkat provinsi maupun nasional sehingga kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat, terutama antara DPPKB dan Dinas Kesehatan.
“Selamat ulang tahun kepada IBI Kabupaten Luwu yang ke-75. Semoga semakin sukses dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pelayanan keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, akses pelayanan KB kini semakin mudah dijangkau masyarakat melalui puskesmas pembantu, bidan desa, maupun praktik mandiri bidan.
Sementara itu, Muh. Afif Hamka menilai pelayanan keluarga berencana menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga sehat dan berkualitas.
“Pelayanan KB bukan sekadar mengatur kelahiran, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, mencegah stunting, serta membentuk keluarga kecil yang berkualitas,” ungkapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, juga mengajak masyarakat menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan, termasuk memanfaatkan lahan kosong untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
“Mari kita terus memberikan motivasi kepada ibu-ibu agar menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan keluarga, dan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam sayur-sayuran yang bermanfaat bagi keluarga,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu berharap pelayanan KB serentak tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pencegahan stunting sejak dini.

